Postingan

Menampilkan postingan dengan label Economy Research & Development

Uang Koin yang Terabaikan: Kebiasaan Kecil yang Memicu Tekanan Inflasi Diam-Diam

Gambar
 “ Uang Koin yang Terabaikan: Kebiasaan Kecil yang Memicu Tekanan Inflasi Diam-Diam” Riller Katipana Email | IDEAS/RePEc | EconPapers | EconAcademics Ekonomi belum tentu kalah oleh krisis, kadang kalah duluan oleh gengsi yang malu memungut Rp500. ( Satire Milenial & Gen-Z, 2026 ) I. Mengapa Uang Koin Mulai Hilang dari Peredaran?  Di banyak wilayah, termasuk Ambon, uang koin perlahan kehilangan makna di mata masyarakat.  Kembalian Uang Receh  sering ditinggalkan begitu saja, bahkan dianggap sekadar beban kecil yang merepotkan untuk dibawa.  Padahal, dari kebiasaan yang terlihat sepele itu, tersimpan pengaruh ekonomi yang jauh lebih besar daripada nilai nominalnya. Macetnya perputaran uang logam berdampak langsung pada kebijakan harga di tingkat pengecer/pedagang kecil. Fenomena pembulatan harga seperti menggenapkan angka ribuan yang tidak bulat ( nominal ganjil contoh: Rp. 15.750 dibulatkan menjadi Rp. 16.000-dst ) menjadi solusi praktis bagi pelaku usaha. Na...

Development Disparities, Spatial Econometrics, Spatial Durbin Model, Spillover Effects, Artificial Intelligence, Archipelagic Region, Maluku.

Gambar
The Integration of Artificial Intelligence and Spatial Econometrics in Predicting Inter-regional Development Disparities in Maluku Riller Katipana Email | IDEAS/RePEc | EconPapers | EconAcademics ABSTRACT This study aims to analyse the patterns, determining factors, and effects of inter-regional development disparities in Maluku Province, and to apply a combination of Spatial Econometrics and Artificial Intelligence (AI) methods to improve the accuracy of estimates and predictions. Using panel data from 11 regencies/cities over the period 2015–2024, this study applies the Spatial Durbin Model (SDM) with a weighting matrix based on sea travel time , refined through machine learning algorithms. The results indicate that development patterns in Maluku form a very strong core-periphery  structure, evidenced by a statistically significant Moran’s I index value of 0.427, where developed areas cluster in the centre (Ambon, Central Maluku, West Seram) and underdeveloped areas cluster in ...