Paradoks Money Flow Di Maluku : Pertumbuhan Naik, Kemiskinan Bertahan
Paradoks Money Flow Di Maluku : Pertumbuhan Naik, Kemiskinan Bertahan. Riller Katipana Email | IDEAS/RePEc | EconPapers | EconAcademics I. Ketika Ekonomi Tumbuh, Mengapa Kemiskinan Tetap Tinggi? Pertumbuhan ekonomi dengan angka pencapaian di atas (>5%) sering dianggap tanda keberhasilan pembangunan suatu wilayah atau daerah di Indonesia. Namun di Maluku dan daerah lain seperti Aceh, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Kep-Riau, Halmahera, dan Jawa Timur. Dimana wilayah-wilayah ini memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi, kekayaan sumber daya alam melimpah, atau pendapatan daerah yang besar, seharusnya memiliki tingkat kesejahteraan meningkat searah dengan laju pertumbuhan ekonomi daerahnya, Namun kenyataannya angka kemiskinan masih tinggi, daya beli lemah, serta ketimpangan ekonomi masih melebar karena manfaat pembangunan hanya dinikmati oleh kelompok tertentu dan tidak merata sampai ke masyarakat luas. Fenomena ini kemudian d...